Rupiah….??

Bulan agustus Indentik dengan Hari Kemerdekaan Bagi Bangsa Indonesia, di bulan ini banyak sekali kenangan kenangan indah dari pahlawan pahlawan bangsa yang gagah berani mempertahankan dan meproklamasikan Republik Indonesia.

karna Hal ini lah di bulan Agustus ini saya terinspirasi untuk mecoba menuliskan beberapa hal mengenai masa lalu dan sedikit sejarah yang mungkin sudah kawan semua lebih paham dari saya.

Yah berhubung sedang gencar-gencarnya Korupsi di Negara ini, mari saya ajak teman-teman untuk membahas sedikit asal muasal Mata uang Rupiah. Tentunya Rupiahlah yang menjadi sasaran bagi para koruptor… hehehee…. ;)

nih mata uang rupiah yang ada gambar koruptornya…  hhhahahaaaa……

500-kertas

Rupiah merupakan mata uang resmi Indonesia. Nama rupiah biasanya dikaitkan oleh banyak pihak sebagai pelafalan dari ”rupee” mata uang India, namun sebenarnya menurut Adi Pratomo, salah satu peneliti sejarah uang Indonesia, rupiah diambil dari kata rupia dalam bahasa Mongolia. Rupia sendiri berarti perak. Memang sama dengan arti rupee, namun rupiah sendiri merupakan pelafalan asli Indonesia karena adanya penambahan huruf ’h’ di akhir kata rupia, sangat khas sebagai pelafalan orang-orang Jawa. Hal ini sedikit berbeda dengan banyak anggapan bahwa rupiah adalah salah satu unit turunan dari mata uang India. Rupee India sebenarnya juga dapat dikatakan sebagai turunan dari kata rupia itu sendiri, dengan begitu rupiah Indonesia memiliki tingkatan yang sama bukan sebagai unit turunan dari mata uang India tersebut.

Pada masa-masa awal kemerdekaan, Indonesia belum menggunakan mata uang rupiah namun menggunakan mata uang resmi yang dikenal sebagai ORI.. ORI memiliki jangka waktu peredaran di Indonesia selama 4 tahun, ORI sudah mulai digunakan semenjak 1945-1949. Namun penggunaan ORI secara sah baru dimulai semenjak diresmikannya mata uang ini oleh pemerintah sebagai mata uang Indonesia pada 30 Oktober 1946. ORI pada masa awal tersebut dicetak oleh Percetakan Canisius dengan bentuk dan disain yang sangat sederhana dan menggunakan pengaman serat halus. Bahkan dapat dikatakan ORI pada masa tersebut merupakan mata uang yang sangat sederhana, seadanya, dan cenderung berkualitas kurang, apalagi jika dibandingkan dengan mata uang lainnya yang beredar di Indonesia. Pada masa awal kemerdekaan tersebut ORI beredar luas di masyarakat meskipun uang ini hanya dicetak di Yogyakarta saja. ORI sedikitnya sudah dicetak sebanyak lima kali dalam jangka waktu empat tahun antara lain, cetakan I pada 17 Oktober 1945, seri II pada 1 Januari 1947, seri III dikeluarkan pada 26 Juli 1947. Pada masa itu ORI merupakan mata uang yang memiliki nilai yang sangat murah jika dibandingkan dengan uang-uang yang dikeluarkan oleh de Javasche Bank. Padahal uang ORI adalah uang langka yang semestinya bernilai tinggi.

Setelah masa ORI tersebut, pada 2 November 1949 pemerintah menetapkan mata uang pengganti ORI. Rupiah diputuskan sebagai mata uang resmi pengganti ORI. Rupiah sendiri sebenarnya sudah ada dan dikenal sebelum dikeluarkannya ORI tersebut. Menurut sunmber tertentu, konsep rupiah sebenarnya sudah dikenal semenjak abad lima atau enam Masehi. Rupiah di Indonesia secara nyata sudah dikenal luas sebagai mata uang sebelum masa kemerdekaan yaitu pada masa Penjajahan Jepang (Dai Nippon) pada masa Perang Dunia II. Pada masa tersebut rupiah diperkenalkan pada masyarakat dengan nama mata uang Hindia-Belanda(rupiah Hindia-Belanda) yang kemudian setelah masa kemerdekaan dikenal sebagai rupiah jawa. Rupiah pada masa tersebut tidak menjadi mata uang resmi yang dikeluarkan pemerintah karena pada masa itu de Javasche Bank sebagai pencetak mata uang ini bukan merupakan bank central milik pemerintah dan pada masa itu pengelolaan perekonomian dan pencetakan uang dipegang sepenuhnya oleh pemerintah dan bukan oleh bank central.

mata-uang-ori2

Ada banyak keraguan sebenarnya mengenai bagaimana tepatnya mata uang ini mulai ada dan dipakai sebagai mata uang resmi. Pada masa setelah diresmikannya rupiah masih ada satu bentuk mata uang yang sempat dipakai di Indonesia. Mata uang ini adalah mata uang yang dikeluarkan pada masa RIS yang dikenal sebagai mata uang RIS. Mata uang ini masuk dalam sejarah perkembangan mata uang Indonesia sebagai pengganti sementara Rupiah. Setelah masa RIS berakhir mata uang Indonesia kembali menjadi rupiah, namun tidak ada sumber pasti yang menyebutkan mengenai waktu transisi secara tepat dari mata uang RIS ke mata uang rupiah ini. Setelah masa RIS tersebut rupiah mulai dipakai secara umum dan mulai banyak mengalami perkembangan dan penyempurnaan. Sebagai mata uang resmi Indonesia, rupiah kemudian dikeluarkan dan dikontrol oleh Bank Indonesia. Terlebih lagi semenjak Bank Indonesia secara resmi dijadikan bank central dan diberi kewenangan penuh untuk mengatur perbankan negara pada 1 Juli 1953. Rupiah kemudian diberi kode atau simbol yang digunakan pada semua pecahan uang kertas dan uang logam berupa Rp dan diakui oleh semua pihak.

Rupiah sendiri tidak secara langsung dapat tersebar secara merata di bumi Indonesia. Persebaran mata uang ini tidak begitu merata secara cepat. Misalnya saja, daerah kepulauan Riau dan Papua baru menggunakan mata uang rupiah pada tahun 1964 dan 1971. Semenjak dipakainya rupiah sebagai mata uang resmi, rupiah berulang kali mengalami pergolakan. Devaluasi dan Pemangkasan merupakan hal yang selalu menghiasi perkembangan rupiah. Devaluasi terjadi pada beberapa periode misalnya saja pada 7 Maret 1946, 20 September 1949 ,Februari 1952 ,September 1959, akhir Januari 1963 dan tahun 1964. Pemangkasan nilai rupiah juga tejadi pada rupiah antara lain terjadi pada 25 Agustus 1959 dan 29 Maret 1983. Perubahan-perubahan tampilan, nilai mata uang, bentuk, dan warna pun mewarnai perkembangan mata uang resmi Indonesia ini. Mulai dari ORI yang bentuk, gambar, cetakan, dan kertasnya memiliki kualitas yang buruk hingga kini uang-uang kertas telah memiliki bentuk dan tampilan yang mewah dan rapi.

Rupiah sudah mengalami banyak sekali masa-masa seiring berkembangnya bangsa ini. Rupiah juga berkembang mengikuti perkembangan masa di Indonesia. Ia sempat tidak dianggap sebagai mata uang resmi ketika ORI menjadi mata uang yang diresmikan pemerintah, ia juga sempat tergantikan oleh mata uang RIS, namun pada hakikatnya seluruh mata uang tersebut sebenarnya merupakan sejarah dari rupiah itu sendiri sebagai sebuah mata uang resmi Indonesia. Sudah banyak pahlawan, daerah nusantara, dan kebudayaan yang tergambar di mata uang rupiah. Sudah banyak seri yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk mengganti, memperbaiki, dan menyempurnakan mata uang kebanggan negara ini. Bagaimanapun, rupiah merupakan sebuah cermin dari bangsa Indonesia. Ketika mendengar kata rupiah, hal yang langsung terpikirkan adalah Indonesia, jelas karena rupiah adalah milik Indonesia saja dan tidak ada negara lain yang memiliki rupiah. Sebagai salah satu kebangaan negara, sudah semestinya rupiah juga dijunjung tinggi. Rupiah sudah selayaknya diakui, dibanggakan, dan dijaga oleh setiap warga negara Indonesia.

mata-uang-ris1

Semoga Ada Wadah Untuk Blogger Blog Detik..

blogdetik

Beberapa hari setelah aku buat Blog di detik.com ada hal yang beda dalam diriku… (heheheh… Lebayyy)

Yaa… yang beda adalah aku yang biasanya update status di Facebook atau Twitterku kini mulai ikut-ikutan update di Blog Detik…. (wkwkkwkwk)

Tapi kalo ngeBlog tanpa ada bimbingan dan kawan-kawan yang sama-sama hobi nge-Blog rasanya kurang mantep ya…

Mudah-mudahan dari Blog Detik ada Program-program khusus untuk Para D’Blogger baik kegiatan-kegiatan online maupun offline…

untuk kegiatan online yang mungkin bisa di adakan kuis-kuis yang sifatnya bisa menumbuhkan jiwa nge-Blog yang positif, ya mungkin dengan mengadakan lomba blog di hari-hari khusus seperti hari kemerdekaan, Sumpah pemuda dan masih banyak lagi…

Sedangkan untuk kegiatan Offline mungkin Bisa di adakan pertemuan atau Pesta para Blogger Blog Detik yang di kegiatan tersebut bisa di adakan sharing pengalama antar sesama blogger, saling berbagi pengalaman dan pengetahuan sesama blogger..

Mungkin dari pertemuan dari blogger tersebut bisa di bentuk komunitas untuk para blogger dan bisa di tunjuk wakil-wakil dari setiap daerah-daerah, sehingga kedepannya blogger tidak hanya bisa bertemu di dunia Maya saja tapi bisa mejalin tali silaturahmi di dunia Nyata.

Jaya selalu Blogger Indonesia…….., Jaya selalu Detik Blogger….

Lekas Sembuh Sang “Perahu Retak” om Frangky Sahilatua

sahilatua

Dari kemarin baca-baca kabar tentang om.frangky Sahila tua di DetikHot, membuat aku sedih tapi di sisi lain “senang”….

Lhoooohhh?????? kok senang ya???? wwkkwwkkw…..

Aku malah bukan hanya senang saja tapi juga “bangga”… karena ternyata “saling membantu” itu masih kental di budaya bangsa kita…

Ketika seseorang sedang mendapatkan unjian masih ada orang-orang terdekat bahkan sahabat-sahabat yang siap membantu…. bahkan dengan ikhlas dan semangat yang benar membara (dramatisir euy.. wkwkwk)

Mudah-mudahan acara seperti ini ga hanya di laksanakan hanya orang-orang tertentu, tapi yang jelas semoga kita bisa saling membantu siapapun saudara-saudara kita yang membutuhkan…

salut untuk sahabat-sahabat om.Frangky yang dah berjuang bersama2 untuk menggelar acara Malam ‘Donasi Untuk Franky Salihatua’ di Bengkel Cafe, Pacific Place, kawasan SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.yang telah mengumpulkan Rp 117 Juta pada hari Kamis (12/8/2010) pukul 20.00 WIB

Doa aku dan Mungkin dari segenap bangsa ini agar beliau lekas di beri kesembuhan dan bisa tetap berkarya….

http://www.detikhot.com/read/2010/08/12/230926/1419366/230/malam-donasi-untuk-franky-sahilatua-kumpulkan-rp-117-juta


Happy sweet 17th Tinna Toon

tina31

wowwww… ini tulisan pertama ku di blog detik…  dah lama aku pengen ngeblog di detik, ketika pengen ngeblog pas banget ada info ultah nya si Tinna Toon…

Ingat nama Tinna Toon pasti ingat “Bolo-Bolo”… lagu yang benar benar membuat saya tersenyum senyum ketika mendengarkan lantunan lagunya… apalagi melihat goyang lehernya yang kocak….

yang selalu ku kenang dari seorang Tinna Toon adalah 1 kata yaitu “Lincah”

Tinna Toon yang bernama asli “Agustina Hermanto” dan kelahiran 20 Agustus 1993 kini sungguh membuatku terheran heran, setelah lama ga ngelihat ternyata Tinna toon sekarang tumbuh menjadi sosok yang cantik dan dewasa… (ini jujur loh,,, hehehe)

Bahkan dalam hitungan 8 hari ke depan yakni 20 Agustus 2010 Tinna Toon Genap berusia 17 tahun..

aku jadi inget ultah ke 17 tahun ku… (hiks2), sedih alias ga ada perayaan…… (Smile ahhh)

jadi ketika aku membaca blog si Bolo-bolo yang ingin merayakan ultahnya bersama anak anak  yatim sungguh membuat hatiku takjub… mengingat tinna adalah seorang artis yang pastinya penuh dengan kegiatan tapi ternyata tak melupakan saudara saudara kita yang kekurangan… pokoknya salut dah untuk si Bolo-bolo..

Aku hanya bisa bantu doa semoga semuanya sukses dan lancar serta aku berharap di moment ultah yang ke 17 ini semoga Tinna Toon menjadi sosok yang lebih menyayangi sesama dan ini ga sekedar dalam moment2 spesial saja, apalagi saudara saudara kita masih banyak yang kekurangan seperti anak yatim & pengemis…

Dan aku berharap tetaplah menjadi “Tinna Toon” yang aku tau yaitu Tinna Toon yang akrab menyapa semua orang, Tinna Toon yang selalu membuat orang Tersenyum manis…

Selamat Ulang Tahun yang ke 17 Tinna Toon,

salam bolo-bolo